Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Seputar Distro / Clothing

Jenis - Jenis Sablon

Secara umum ada 2 jenis sablon yang biasa digunakan para pebisnis sablon T-shirt, yaitu : sablon manual dan sablon digital . sablon manual sendiri terdiri dari beberapa macam, yang diantaranya adalah : 1. Sablon Separasi Separasi adalah proses pemisahan warna desain untuk dijadikan film. Ada 2 jenis separasi yaitu spor color atau warna blok yang biasanya untuk desain berbentuk vektor, dan process color untuk raster. Disebut process color karena sudah ada pemisahan warna untuk cat plastisol. Kita juga bisa memakai cat rubber, namun hasilnya akan kurang maksimal, karena keunikan cat plastisol adalah bisa ditumpuk ketika masih basah, sehingga warnanya bisa bercampur. 2. Sablon Glitter Jenis sablon ini menggunakan tinta berupa campuran serbuk halus dan kasar. Semakin kasar serbuknya maka semakin renggang pula jenis screen yang digunakan. 3. Sablon Foil Jenis teknik sablon ini menggunakan bahan kertas logam, seperti kertas foil yang biasa dipakai untuk membuat kartu und...

Kontroversi Seputar T-Shirt

        Sejarah Kaos oblong, atau yang lebih dikenal dengan nama T-shirt, menunjukkan pesatnya perubahan teknologi dalam industri garmen. Sejarah T-shirt juga menunjukkan negosiasi antara busana ( fashion ) dengan ruang dan waktu. Pada mulanya T-shirt hanya diakui sebagai pakaian dalam, alias pakaian yang sangat pribadi. Namun berkat peran media massa, juga penemuan bahan juga model-model yang baru, maka kaos oblong mulai tampil sebagai pakian publik.        Perjalanan T-shirt dari ruang pribadi ke ruang publik juga menunjukkan keberhasilan ekspansi ruang privat terhadap ruang publik. T-shirt juga menunjukkan bagaimana waktu senggang semakin berhasil mengekspansi waktu yang lain dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, T-shirt bisa dilihat sebagai suatu bentuk pemanfaatan waktu senggang sebesar-besarnya.        T-shirt merupakan busana yang sederhana. Pakaian ini seolah-olah seperti ingin mengajarkan bagaimana berpenampilan ...

Sejarah Distro

Sejarah Distro  - Pada dasarnya clothing dan distro itu emang beda. Ada yang ngomong kalo clothing itu adalah istilah untuk produk atau tokonya, sedang distro adalah sistem penjualannya. Ada juga yang berpendapat kalo clothing itu adalah distro tanpa toko, sedangkan distro adalah clothing yang lengkap dengan tokonya. Serta sebagian besar dari kita berpendapat kalau clothing dan distro itu sama aja. Yah, nevermind the differences lah, apapun itu toh setiap orang memiliki hak untuk punya pendapat beda. Hanya saja kalo menyusuri asal kata istilah clothing dan distro, dua kata tersebut memang memiliki arti yang berbeda. Clothing merupakan salah satu istilah yang dikenakan untuk perusahaan yang memproduksi pakaian jadi di bawah brand/merk mereka sendiri. Dalam kata lain clothing merupakan kategori untuk brand/merk yang mengeluarkan produk pakaian jadi. Pakaian jadi ini sebagian besar adalah kaos kemudian sekarang berkembang sampai berbagai perlengkapan yang menunjang lifestyl...

Perbedaan bahan cotton Combed 20S, 24S, 30S & 40S

Anda pasti sering dihadapkan dengan istilah Cotton Combed (Katun) 20S , 24S , 30S atau 40S ketika berbicara tentang pakaian. Bahan katun sangat umum dipakai para pelaku DISTRO CLOTHING, terutama 20S & 30S.  Ini bahan yang paling bagus gan!!  biasa di pakai oleh merek kaos international seperti   SPYDERBILT, NO FEAR, BILLABONG, GIORDANO, ESPRIT dll , merek-merek lokal pun banyak yang memakai bahan ini. Keunggulan Bahan Katun (cotton) : Serat benang lebih halus. Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata. Menyerap keringat (nggak gerah saat di pakai)   Secara umum, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti diantara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen yang lain. Angka 20, 24, 30, dan 40 menunjukkan tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain. Benang 20...